Cara Belajar Yang Efektif dan Cepat

Anak-anak tentu akan memasuki masa pembelajaran di bangku sekolah, hal tersebut mau tak mau membuat mereka harus belajar. Namun ternyata membuka buku pelajaran saja tidak bisa menunjang prestasi di sekolah, maka dari itu orang tua harus cerdas mensiasati cara belajar yang efektif dan cepat, bahkan sejak anak berusia dini.

Ini akan jadi kebiasaan yang sangat bagus, apalagi anak-anak usia di bawah 10 tahun belum bisa mendapatkan gaya belajar yang tepat. Sehingga pada malam hari hanya mengerjakan pekerjaan rumah saja, bagaimana bisa mengejar ketinggalan dengan teman lainnya, apalagi jika hanya memiliki Intellegence Quotient (IQ) hanya berada di kisaran rata-rata.

Masih ada cara untuk memacu kecerdasan anak, salah satunya dengan menerapkan cara belajar yang efektif dan cepat. Ini sangat cocok untuk anak-anak yang mengalami kesulitan menyerap pembelajaran bersama di sekolah, bahkan terlihat lebih menonjol sebelum pembelajaran di mulai.



Terapkan Cara Belajar yang Efektif dan Cepat Pada Anak Sejak Dini

Sediakan Tempat Belajar

Inilah hal yang harus disadari setiap orang tua, dimana anak akan mengalami kesulitan belajar jika tidak disediakan ruangan khusus untuk belajar. Tujuannya agar bisa fokus dengan pelajaran, tidak mudah teralihkan oleh hal lainnya dan bisa lebih konsentrasi.

Tempat untuk belajar, sebaiknya meja dan kursi yang hampir sama seperti di sekolah. Bisa mengubah beberapa furniture, seperti kursi yang lebih nyaman dengan sandaran lembut, meja yang sesuai dengan ketinggian anak. Ini akan membuat nyaman dan mau tak mau otak akan belajar di malam hari, bukan hanya sekadar belajar namun pelajaran masuk dalam otak.

Selain meja dan kursi, buatlah sebuah ruangan sendiri untuk belajar. Jika bisa di dalam kamar sendiri dengan pencahayaan yang cukup, ruangan dengan pendingin udara bahkan terdapat jendela yang bisa melihat ke arah taman. Selain memberikan pemandangan berbeda, ini juga bisa sebagai sirkulasi udara.

Kenali Tipe Belajar Anak

Agar dengan mudah menerapkan cara belajar yang efektif dan cepat, maka harus bisa mengenali tipe belajar anak. Tidak semua anak bisa belajar dengan cara yang sama, karena memiliki tipe berbeda. Misalkan untuk tipe anak suka visual, mereka akan lebih mudah menyerap pelajaran yang terdapat di gambar dan terlihat menarik.

Tipe anak audio, pelajaran akan mudah diserap dan diterima dengan baik, jika dalam bentuk suara. Ada juga tipe anak audio visual, dimana akan lebih mudah menerima pelajaran dalam bentuk video dan audio secara bersamaan. 

Setelah mengetahui tipe belajar anak, maka dengan mudah memberikan pembelajaran yang sesuai. Ini tidak akan membuat anak bosan belajar, menguap saat baru mulai belajar dan menjadi cepat lupa. Untuk apa belajar semalaman, jika hasilnya tidak maksimal, inilah yang kurang dipahami oleh orang tua zaman dahulu.

Lakukan Pemanasan Sebelum Belajar

Olahraga ternyata bisa membuat anak-anak bisa belajar dengan baik, siapa bilang kegiatan di luar ruangan hanya akan memberikan keringat dan kelelahan. Sudah terbukti, cara belajar yang efektif dan cepat harus dimulai dengan pemanasan terlebih dahulu.

Ajak anak untuk lari pagi atau olahraga ringan, seperti peregangan. Ini akan membuat tubuh menjadi lebih nyaman, melepaskan rasa lelah dan otak bisa berpikir dengan jernih. Olahraga akan menggerakkan semua bagian tubuh, sehingga pasokan darah ke otak akan meningkat.

Tidak perlu terlalu lama, cukup 30 menit saja. Jika di pagi hari ajak jogging ringan mengelilingi sekitaran rumah saja, di sore hari bisa melakukan senam ringan di dalam rumah saja. Tidak perlu harus mengeluarkan keringat, namun membuat tubuh bisa lebih rileks dan tenang.

Proses Belajar Maksimal

Ternyata ada cara belajar yang efektif dan cepat, sehingga pelajaran yang sudah dipelajari masuk dengan maksimal. Belajar maksimal hanya 30 menit saja, otak tidak akan bisa berfungsi maksimal jika digunakan terus menerus. Banyak studi yang membuktikan, jika belajar paling bagus adalah 15 menit di awal, sisanya tidak akan masuk dengan maksimal.

Jangan terus menerus belajar, di sekolah saja terdapat jeda untuk istirahat. Hal ini harus diterapkan saat belajar di rumah, dimana sebaiknya berhenti setelah 30 menit belajar. Waktu istirahat, bisa melakukan peregangan, minum, berbicara dengan orang lain atau melihat binatang peliharaan.

Buat jam belajar paling nyaman, waktu belajar paling bagus memang hanya 30 menit. Ini akan membuat otak bisa berpikir dengan maksimal, maka dari itu buat catatan waktu untuk belajar. Jangan terlalu fokus dan konsentrasi sehingga bisa menyebabkan buyar, ini akan jadi sia sia dan membuang waktu begitu saja.

Batasi waktu istirahat. Memang belajar membutuhkan waktu istirahat, namun jangan terlalu lama untuk berhenti. Ini akan membuat otak lupa dan beralih fungsi lainnya, apalagi jika saat istirahat bermain game di gadget. Waktu jeda, sebaiknya dimanfaatkan untuk kegiatan lain, seperti makan, mandi, minum atau berinteraksi dengan orang lain.

Hal yang harus Anda tekankan dalam cara belajar yang efektif dan cepat, semua anak harus belajar di meja bukan tiduran di kasur. Kesalahan fatal memang meletakkan meja belajar anak di kamarnya sendiri, memang tujuannya agar mudah dan dekat dengan barang pribadinya, namun ini semakin membuat anak malas.

Gadget bukan alat bantu belajar, semua sistem pembelajaran tetap menggunakan buku. Zaman boleh modern, namun kegiatan belajar sudah ada sejak zaman dahulu. Dimana buku tetap metode belajar paling bagus, apalagi jika membaca sambil membuat ringkasan. Bukan hanya sebagai catatan, namun bisa mengingat semua pelajaran sebelumnya.

Belajar Sambil Mendengarkan Musik

Ini banyak dilakukan anak zaman sekarang, pasalnya musik terbukti memberikan simulasi pada otak untuk berkembang. Namun musik jenis apa yang cocok sebagai pendamping belajar, jangan sampai anak akan sepanjang malam bernyanyi tanpa menyentuh buku pelajaran.

Perhatikan genre musik, akan lebih nyaman di dengarkan saat belajar bersama musik jazz, klasik atau instrumen. Tanpa adanya lirik, sehingga tidak akan terbawa ingin menyanyi. Ini sudah terbukti dalam trik cara belajar efektif dan cepat, bahkan jika bisa jangan musik dalam negeri.

Kenapa demikian? Lirik pada musik akan membuat Anda ingin bernyanyi, berbeda halnya jika kurang paham seperti mendengarkan musik berbahasa asing. Sehingga bisa tetap belajar dengan tenang dan nyaman, musik juga bisa membuat anak lebih konsentrasi karena tidak mendengarkan suara dari luar.

Jika belajar sambil mendengarkan musik, sebaiknya jangan menggunakan headset. Ini tidak bagus untuk jangka panjang, gunakan saja pemutar musik di ruangan atau radio. Sehingga semua orang juga bisa menikmati musik, proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

Terapkan Sistem Ringkasan Setelah Belajar

Daya ingat setiap orang berbeda, dimana untuk anak-anak yang memiliki daya ingat biasa saja. Akan lebih bagus setelah belajar membuat ringkasan dari semua yang sudah dipelajari sebelumnya, tidak perlu melihat buku, namun buat ringkasan sendiri.

Ini akan jadi catatan pengingat, bahkan jika bisa hanya dalam bentuk clue saja sebagai pancingan ingatan apa yang sudah dipelajari sebelumnya. Sudah terbukti, inilah cara belajar yang efektif dan cepat, bukan hanya membantu anak kembali mengingat secara cepat, namun memancing ingatan jangka panjang sebelumnya.

Buat Jadwal Bermain dan Belajar

Setiap orang tua tentu akan menyuruh anaknya selalu belajar, apakah Anda tahu jika anak merasa bosan? Ada baiknya membuat jadwal bermain dan belajar seimbang, cara belajar yang efektif dan cepat, selalu komunikasikan semua hal dengan anak.

Jadilah orang tua yang demokratis, sehingga membuat anak merasa di hargai. Jangan menang sendiri dengan membuat keputusan secara sepihak, jika ini sifatnya masih bisa dibicarakan dengan baik dan anak mengerti akan kebaikannya. Inilah cara belajar yang efektif dan cepat, sehingga bisa diterapkan hingga dewasa.

Komentar

Postingan Populer